SMK N 3 SINGARAJA

ENDY TKJ "STEMSI

Selasa, 20 November 2012

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Kelas X Semester 1

MODUL
ILMU PENGETAHUAN SOSIAL 
PERMASALAHAN EKONOMMI DALAM KAITANNYA DENGAN KEBUTUHAN MANUSIA, KELANGKAAN DAN SISTEM EKONOMI
KELAS X SEMESTER 1

BAB I
PENDAHULUAN

BAB II
KEBUTUHAN MANUSIA 
  • Pengertian Kebutuhan
Kebutuhan adalah keinginan manusia terhadap suatu barang dan jasa dalam usahanya untuk mempertahankan kehidupannya dimana pemuasannya dapat bersifat jasmani dan rohani . Keinginan merupakan suatu hal yang ingin kita miliki , namun apabila kita tidak berhasil mendapatkannya maka kelangsungan hidup kita sebagai manusia tidak akan terancam.

Kebutuhan manusia itu tidak terbatas , baik jumlah maupun macamnya. Hal ini disebabkan oleh beberapa factor berikut ini yaitu :

1.       Karena kodrat manusia
Sudah menjadi kodrat  bahwa manusia mempunyai sifat yang selalu merasa kekurangan saja dan semakin meningkatnya sarana yang di miliki semakin banyak pula kebutuhan yang di rasakan belum terpenuhi.
2.       Factor alam dan lingkungan
Struktur alam tempat manusia itu berada mendorong manusia itu untuk bertindak atau berbuat menyesuaikan diri dengan alam lingkungannya.
3.       Factor lingkungan masyarakat
Lingkungan masyarakat merupakan factor dominan. Sebagai penyebab tidak terbatasnya kebutuhan manusia itu.
4.       Factor perdagangan internasional
Akibat dari pesatnya perdagangan luar negeri atau internasional , maka semakin banyaknya barang-barang luar negeri yang masuk ke negeri kita sendiri , yang menyebabkan kebutuhan dalam negeri baik kebutuhan Negara maupun kebutuhan masyarakatnya meningkat dengan pesat.
5.       Factor demonstrasi effect
Sebagai akibat dari lancarnay perdagangan internasional , bukan hanya barang saja yang masuk ke dalam negeri namun kebudayaannya pun ikut berperan ke dalamnya. Yang biasa di sebut dengan Demonstrasi effect yaitu sifat atau kebiasaan meniru tingkah laku orang lain atau yang di lihatnya. Misalnya mode pakaian , rambut dan lain-lain.


  • Macam-macam Kebutuhan Manusia
          Macam-macam kebutuhan dapat di bedakan sebagai berikut :
    • Kebutuhan menurut intesitas kegunaan
    1. Kebutuhan primer , merupakan kebutuhan yang harus di penuhi oleh manusia yang menginginkan hidup layak. Kata primer berasal dari bahasa latin “primus” yang berarti pertama . jadi kebutuhan primer adalah kebutuhan yang pertama atau utama. Misalnya seperti makanan , minuman , pakaian , kesehatan , pendidikan dan perumahan.
    2. Kebutuhan sekunder , kata sekunder berasal dari bahasa latin “Secundus” yang artinya keua. Kebutuhan ini berbeda antara orang satu dengan yang lainnya. Misalnya mobil bagi orang yang penghasilannya tinggi merupakan kebutuhan sekunder , namun bagi orang yang penghasilannya rendah , itu merupakan barang yang sangat mewah.
    3. Kebutuhan tersier ,  terseier berasal dari bahasa latin “lertius” yang artinya ketiga. Jadi tingkat pemenuhannya  setelah kebutuhan utama dan kedua.
    4. Kebutuhan kwarter , merupakan kebutuhan yang hanya bisa di penuhi oleh orang-orang tertentu saja. Contoh perabotan mewah , lukisan mahal , maupun koleksi alat-alat rumah atngga yang mahal.
    • Kebutuhan menurut waktu pemenuhan
    1.  Kebutuhan sekarang , merupakan kebutuhan yang harus di penuhi sekarang juga dan tidak dapat di tunda . misalnya obat bagi orang yang sakit, makanan bagi anak-anak yang kelaparan .
    2. Kebutuhan masa yang akan datang , merupakan kebutuhan yang pemenuhannya di lakukan di kemudian hari dan dapat di tunda karena tidak mendesak. Contohnya menabung.
    • Kebutuhan menurut sifatnya

    1. Kebutuhan jasmani , kebutuhan yang berhubungan dengan jasmani atau fisik , yaitu menjaga penampilan dan kesehatan. Misalnya denagn berolah raga , mengkonsumsi makanan dan minuman yang sehat , beristirahat yang cukup dan lain-lain.
    2. Kebutuhan rohani , merupakan kebutuhan yang berhubungan dengan kesehatan jiwa. Antara lain beribadah menurut agama yang di anutnya , bersosialisasi , rekreasi dan hiburan , menikmati dan melakukan aktivitas seni dan sebagainya.

    • Kebutuhan menurut subjeknya

    1.  Kebutuhan individual , merupakan kebutuhan perseorangan atau individu. Kebutuhan ini berbeda antara orang yang satu dengan yang lainnya. Misalnya seorang sekretaris membutuhkan alat tulis , computer , telepon dan lain-lain.  Sedangkan seorang tukang kayu membutuhkan gergaji , paku , palu dan lain sebagainya.
    2. Kebutuhan kolektif atau kelompok, kebutuhan ini di manfaatkan untuk kepentingan bersama. Misalnya jalan , jembatan , rumah sakit , tempat rekreasi dan sebagainya.
    • Kebutuhan menurut Sosial Budaya
    1. Kebutuhan social , merupakan kebutuhan yang timbul karena menusia harus hidup bersama dengan manusia lainnya.  Misalnya : berpakaian dinas , kendaraan bermotor dan bersepatu
    2. Kebutuhan psikologis , merupakan kebutuhan yang berhubungan dengan sifat rohani manusia, misalnya kebutuhan akan rasa aman , di hargai sesame manusia dan kebutuhan akan ketentraman hati.


  • Faktor-faktor yang mempengaruhi keinginan manusia dalam memenuhi kebutuhan
Keinginan manusia dalam memenuhi kebutuhan berbeda-beda sesuai dengan factor yang mempengaruhinya. Factor yang mempengaruhi manusia dalam memenuhi kebutuhannya adalah sebagai berikut :
  1. Lingkungan alam. Contoh orang yang tinggal di daerah pegunungan akan memakai pakaian yang tebal
  2. Mode. Bentuk rumah pakaian dan perhiasan di sewakan dengan mode yang sedang menjadi kegemaran masyarakat sekarang in
  3. Peradaban. Pada masa awal kemerdekaan , orang tidak membutuhkan telepon seluler , akan tetapi semacam itu sekarang merupakan suatu kebutuhan.
  4. Adat istiadat. Adat istiadat suatu daerah berbeda dengan daerah lain. Misalnya upacara perkawinan orang jawa dengan orang bali berlainan.
  5. Mata pencaharian. Masyarakat petani ingin memenuhi kebutuhan yang berkaitan dengan mata pencahariannya. Misalnya bajak , cangkul , bibit dan sarana irigasi.
  6. Pandapatan. Misalnya si “B” karena pendapatannya meningkat , ia ingin membeli mobil . ia ingin memnuhi kebutuhan atas barang yang semula tidak terbeli olehnya.
  7. Kebiasaan konsumen. Contoh , orang yang di daerah Maluku dan irian jaya mempunyai kebiasaan mengkonsumsi sabu.
BAB III
SUMBER EKONOMI YANG LANGKA DAN KEBUTUHAN MANUSIA YANG TIDAK TERBATAS

  • Barang/benda sebagai alat pemenuhan kebutuhan manusia.

  1.  Jenis-jenis dan kegunaan  benda pemuas kebutuhan manusia.
              Barang/benda adalah segala sesuatu yang menjadi sarana , baik secara langsung maupun     tidak langsung dapat memenuhi kebutuhan hidup manusia. Jasa adalah segala sesuatu yang dapat di pergunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia yang tidak berwujud. Alat atau jenis pemenuhan kebutuhan manusia yang berupa barang dapat dibedakan menjadi sebagai berikut.
a.       Dilihat dari cara memperolehnya

    • Barang ekonomis. Barang ekonomis dapat di bedakan menjadi 2 yaitu :
      • Barang ekonomis yang berwujud ,  misalnya makanan , pakaian , dan perumahan.
      • Barang ekonomis tidak berwujud , misalnya jasa guru , dokter , dan satpam.
    • Barang non ekonomis / barang bebas , merupakan barang yang tersedia dalam jumlah berlimpah , sehingga tidak ada persoalan atas tidak memerlukan pengorbanan untuk memperolehnya. Misalnya sinar matahari , udara dan angin.
b.       Dilihat dari cara pemakaiannya
1.      Barang substitusi (oengganti) , benda/barang yang dapat menggantikan barang/benda lain di dalam penggunaannya . misalnya beras diganti dengan jagung.
2.      Barang komplemeter ( pelengkap) ,  barang/benda yang baru mempunyai nilai guna , apabila dalam pemakaiannya digabungkan/dipakai bersama. Misalnya jarum dengan benang.
c.       Dilihat dari segi sifatnya
1.      Barang bergerak , merupakan barang-barang yang karena sifatnya atau karena penentuan oleh UU di nyatakan sebagai barang bergerak seperti kendaraan , binatang ( karena sifatnya) dan hak-hak terhadap surat berharga (karena UU).
2.      Barang tak bergerak , merupakan barang-barang yang karena sifatnya , tujuannya atau penetapan UU di nyatakan sebagai barang todak bergerak. Misalnya bangunan (karena sifatnya ) dan hak hipotok (karena UU).
d.       Dilihat dari segi penggunaan
1.       Barang konsumsi , merupakan barang yang dapat langsung di gunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Barang konsumsi dapat di bedakan menjadi 2 yaitu:
       a.   Barang konsumsi tidak tahan lama , contoh : makanan
     b.  Barang konsumsi tahan lama , misalnya pakaian dapat di gunakan lebih dari satu        kali
2.      Barang produksi , merupakan barang yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia secara tidak langsung. Barang produksi dibedakan menjadi 2 yaitu :
a.  Barang produksi tidak tahan lama , misalnya : bahan mentah dan bahan baku
b.  Barang produksi tahan lama , misalnya cangkul , mesin-mesin, peralatan pabrik dan gedung
e.       Dari segi pembuatannya
1.    Barang mentah , merupakan barang yang belum bisa digunakan tanpa ada pengolahan terlebih dahulu. Misalnya bijih besi , dan getah karet
2.    Barang setengah jadi , merupakan barang yang bisa digunakan sebagai barang konsumsi akhir maupun sebagai bahan baku produksi. Misalnya benang dan kertas
3.      Barang jadi , merupakan barang yang siap digunakan secara langsung. Misalnya : pakaian dan sepatu
f.        Dari segi kemakmuran rakyat
1.  Barang superior. Semakin tinggi tingkat kemakmuran rakyat, semakin besar pula permintaan teradap suatu barang , seperti TV , Video , mobil mewah dan sebagainya
2. Barang interior. Semakin tinggi tingkat kemakmuran rakyat semakin kecil permintaan suatu barang . misalnya gaplek , jagung.

2.  Kegunaan/Utility
          Kegunaan atas utility yang di timbulkan atau di tambah dalam usaha proses produksi ,     dapat di bedakan sebagai berikut :
1.     Elementary utility
Usaha untuk mengadakan barang dengan menciptakan kegunaan dasar. Misalnya : minyak tanah yang masih terpendam di dalam tanah tidak banyak gunanya bagi kita , untuk meningkatkan kegunaannya maka harus dib or terlebih dahulu

2.      Form utility
Suatu benda tertentu hanya dapat memuaskan kebutuhan manusia , jika benda tersebut mempunyai bentuk tertentu atau ubah bentuknya sesuai dengan keinginan
Misalnya : bijih emas , akan lebih berguna bagi manusia jika bentuknya di ubah menjadi pisau , cangkul dan lain-lain

3.       Utility of time
Suatu barang akan lebih bermanfaat jika digunakan pada waktu tertentu.
Misalnya : jas hujan baru kan berguna jika pada musim hujan

4.       Utiliy of place
Suatu barang akan berguna , jika barang itu harus berada di tempat dimana di butuhkan tentu hal ini dibutuhkan sarana transfortasi

5.       Utility of possession atau service utility
Barang itu harus sewaktu-waktu dapat di pergunakan oleh yang memerlukan usaha ini menyediakan kegunaan jasa / diselenggarakan oleh pedagang dan produksi jasa-jasa.
Misalnya : rumah untuk pondokan atau kost , yang bukan rumah milik sendiri , dapat disewa untuk jangka waktu tertentu dengan mengadakan kontrak sewa membayar uang sewanya

6.       Ownership utility
Yaitu suatu barang akan lebih besar kegunaannya apabila sudah kita beli atau disewa.
  
  • Masalah Kelangkaan 

  1.  Pengertian kelangkaan

        Barang yang dibutuhkan untuk hidup atau sumber-sumber daya yang diperlukan untuk menghasilkan jumlahnya terbatas atau langka. Dalam ilmu ekonomi kelangkaan sumber daya dapat dirumuskan dengan dua cara sebagai berikut :

a.       a.  Terbatas , bahwa sumber daya tidak cukup dibandingkan dengan banyaknya kebutuhan manusia.
b.            b.  Terbatas dalam artian manusia harus melakukan pengorbanan untuk memperolehnya.
       Manusia senantiasa berusaha mengatasi kelangkaan dengan alat yang ada dan kemampuannya untuk memenuhi kebutuhan. Ada 2 cara yang di tempuh yaitu :
- Menggali sumber daya alam yang ada

- Memproduksi barang baru dengan alat produksi yang ada

 2.  Faktor-faktor penyebab kelangkaan  adalah :
1.      Kebutuhan manusia terus meningkat
2.      Persediaan SDA terbatas
3.      Kemampuan manusia mengolah SDA sanagt terbatas
4.      SDA yang baru belum di temukan
5.      Karena perkembangan IPTEK tidak sesuai dengan perkembangan kebutuhan yang semakin meningkat mengikuti perkembangan peradaban manusia itu sendiri

 Untuk memproduksi suatu barang kerap kali diperlukan suau proses yang lama dan berbelit-belit. Apabila semua unsure yang ikut serta berperan dalam proses produksi itu di klasifikasikan ada empat kelompok dasar  yang disebut dengan “factor Produksi atau sumber daya” yaitu :
1.       Tenaga kerja
2.       Sumber-sumber daya
3.       Barang-barang modal
4.       Pengusaha/skill

Keterbatasan sumber daya ini dapat dirinci sebagai berikut :
1.       Kekurangan dana ,
Pembangunan nasional merupakan dana yang besar untuk investasi , rendahnya income perkapita dengan Indonesia menyebabkan masih rendahnya tabungan masyarakat , sehingga dana untuk investasi masih akan tergantung pada tabungan pemerintah dan bantuan luar negeri
2.       Kekurangan skill
Akibat dari system pendidikan di masa penjajahan dulu , setelah mencapai kemerdekaan Indonesia sangan kekurangan tenaga ahli. Untuk mengatasi hal tersebut , jelas di butuhkan waktu yang lama dan biaya yang besar.
3.       Struktur ekonomi yang tidak seimbang
Hal yang terutama adalah perbandingan antara sector pertanian , sector industri , dan sector jasa yang masih menunjukkan dominasi sector primer dibandingkan dengan industry baru sedikit sekali.


  • BIAYA PELUANG
    • Pengertian Biaya Peluang

        Biaya adalah sesuatu yang kita keluarkan atau kita korbankan untuk memperoleh sesuatu. Biaya bisa merupakan pengeluaran berbentuk uang atau hal lain yang berkaitan langsung  dengan uang. Biaya yang berhubungan dengan uang disebut biaya langsung.

Dalam ilmu ekonomi dikenal dua macam biaya yaitu :
1.       Biaya sehari-hari , merupakan biaya yang dikeluarkan secara rutin untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia yang sangat penting. Biaya sehari-hari mempunyai cirri-ciri sebagai berikut :
a.       Merupakan prioritas pengeluaran
b.       Harus di keluarkan untuk memenuhi kebutuhan yang idak bisa ditunda
c.       Apabila perlu mengorbankan kepentingan lain

2   Biaya peluang  , merupakan pengorbanannyang dilakukan seseorang karena mengambil sebuah pilihan. Mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
                  a.       Perhitungan biaya peluang tidak selalu berhubungan dengan uang
b.       Memiliki banyak kemungkinan penggunaan
c.       Pengambilan kebutuhan biaya peluang tergantung pada tujuan dan situasi inidividu

    BAB IV
   SISTEM EKONOMI
      
             Pokok permasalahan ekonomi pada masyarakat modern perlu dirinci kedalam  persoalanyang harus dipecahkan yaitu:
      a.  Barang apa yang diproduksi?
      b.  Bagaimana cara memproduksi?
      c.  Untuk siapa barang diproduksi?
    
    Salah satu persoalan pokok yang harus dijawab setiap bangsa adalah bagaimana tata ekonomi yang paling sesuai ?
            System ekonomi berarti keseluruhan cara untuk mengkoordinasikan prilaku masyarakat , yaitu para konsumen , pemerintah dalam dan luar negeri menjalankan kegiatan ekonomi yaitu produksi , distribusi , konsumsi , investasi sedemikian rupa sehingga menjadi satu kesatuan teratur dan dinamis untuk mencapai tujuan tertentu.
         Tujuan system ekonomi adalah untuk meningkatkan kemakmuran dan kesejahtraan masyarakat dalam suatu Negara , meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan untuk menjaga stabilitas ekonomi dengan kesempatan kerja penuh tanpa adanya pengangguran.
              5 sistem ekonomi sebagai upaya mengatasi masalah pokok ekonomi:

1.       System ekonomi tradisional
2.        System ekonomi komando / terpusat
3.       System ekonomi pasar
4.       System ekonomi campuran
5.       System ekonomi Indonesia

0 komentar:

Poskan Komentar

COMMENT

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Slidershow

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons